Cowok Pendek

Rico sekolah di SMA 8 Jakarta, sekolah paling terkenal dan banyak anak hitznya. Rico sering di bully sama teman temannya karena tubuhnya yang pendek dan rambut yang kribo,dari sekian banyak cowok Rico yang paling pendek tapi jangan diragukan kepintaranya dia sangat jago dalam matematika angka sudah menjadi bahan makan sehari hari bagi Rico.

Rico selalu gagal dalam percintaan,para wanita melok Rico karena tinggi badannya yang kurang. Rico merasa kesal kenapa selalu melihat fisik tidak melihat melihat. Dari situ Rico berhenti untuk jatuh cinta tidak mau sakit hati lagi,ia fokus pada sekolah dan olimpiade matematika.

Sampai suatu hari ada anak baru di kelas Rico,Caca namanya. " Hai teman-teman aku Caca pindahan dari Bandung semoga kita bisa akrab ya" sapa Caca pada teman-teman kelas. Setelah perkenalan Caca mencari bangku yang kosong tiba tiba guru berkata " Ca, kamu duduk di sebelah Rico ya. Yang kosong itu". " Iya Bu,baik" kata Caca. Caca duduk disebelah Rico. Sampai bel istirahat berbunyi tiba. " Ca,kamu ga istirahat?" Tanya Rico. " Enggak, aku bawa bekal" jawab Caca. " Oh gitu sama aku juga,kita makan berdua aja" ajak Rico. " Iya boleh,habis makan tolong ajarin aku pelajaran yang tadi ya soalnya aku agak ga paham nih" pinta Caca. " Oke siap Ca" kata Rico. Mereka berdua asyik makan berdua dikelas. Tiba-tiba Alex sang preman kelas Dateng," hai Caca,kok mau sih makan sama orang pendek kribo lagi. Rico tuh ga pantes makan sama cewek cantik kayak kamu" ejek Alex. " Astaga,kamu jahat banget sih,kalo ga usah sama orang ya Uda pergi jauhin dia ga usah pake nge hina hina, Walaupun Rico pendek dia juga ciptaan Tuhan,kalo kamu hina dia sama aja kamu hina ciptaan Tuhan" kata Caca. " Uda lah Ca,biarin aja gapapa kok aku Uda biasa di hina sama satu sekolah" kata Rico. " Ya ga bisa dibiarin terus dong,nanti mereka keterusan dan ngelunjak" kata Caca." Haduh Ca,ngapain sih sok sok an belain orang pendek ini" kata Alex kesal. Alex pergi ninggalin Rico dan Caca.

Semenjak kejadian itu ga ada lagi yang ngehina Rico. Caca selalu bersama Rico,kadang mereka ngerjain tugas bareng bahkan ke Cafe sambil nugas. Di hati Rico sudah mulai tumbuh benih benih cinta,tapi ia takut ditolak lagi jika mengungkapkan perasaannya pada Caca. " Eh Ric,kamu rencana mau lanjut kuliah kemana?" Tanya Caca. " Hmm aku mau kuliah di UI jurusan matematika" jawab Rico. " Wahh keren banget kamu semoga bisa masuk UI ya" kata Caca. " Amin Ca, semoga kamy juga bisa masuk fakultas impian kamu" kata Rico.

Hari kelulusan tiba semua siswa siswi SMA 8 Jakarta merayakan dengan mencorat-coret seragam. Caca merasa sedih karena akan berpisah dari Rico." Ric,nanti kamu jangan lupain aku ya. Kalo aku telpon tanya soal matematika angkat ya jangan sok sibuk " kata Caca sambil ketawa kecil. " Ya ga bakalan kah kita kan teman jadi masih bisa telponan kalo ada waktu senggang" ujar Rico. 

Caca kuliah di UI jurusan kedokteran."sudah empat semester nih Rico kok sulit di kabarin sih " guman Caca. Sore hari Caca pergi ke toko buku,ia ga sengaja nabrak seseorang. " Maaf ya aku ga sengaja" kata Caca minta maaf pada orang yang di tabrak. " Iya gapapa,Mbk" kata orang yang ditabrak Caca sambil menoleh ke arah Caca. Ternyata orang yang ditabrak Caca adalah Rico. " Ha kamu sapa kok tau namaku? Tanya Caca bingung. " Aku Rico Ca,teman SMA kamu dulu yang pendek dan kribo" jelas Rico. " Ha beneran ga bohong kan,kok beda banget ya kamu sekarang jadi lebih tinggi rambutnya bagus ganteng lagi aku sampe pangling" kata Caca.

Caca dan Rico pergi ke Cafe Deket toko buku. Mereka bercerita bayak hal,Rico cerita tentang gimana caranya dia merubah tinggi badan dan dan rambutnya." Aku diterima Di UI dan Universitas London tapi aku lebig pilih London. Semenjak di London aku sering olahraga jaga pola makan minum vitamin pake vitamin rambut juga perawatan biar aku ga dibully lagi dan direndahin sama orang orang disekitar ku biar mereka tau Rico cowok pendek yang dulu bisa berubah jadi lebih keren dari mereka yang hina aku" kata Rico. " "Aku salut banget sama kamu Ric,kamu usaha keras dan kamu buktikan sama mereka yang hina kamu" kata Caca. Tiba tiba Caca pegang tangan Rico sambil nangis. " Kamu kenapa kok nangis?" Tanya Rico khawatir. " I miss you Ric,aku bener bener kangen kamu,kamu mau nyatain perasaan ku sama kamu. Dari awal aku kenal kamu,aku Uda suka dan cinta sama kamu. Tidak memandang fisik tapi aku liat hati kamu baik banget ,kamu orangnya jujur dan tulus" kata Caca sambil nangis." Aku kira dulu ga ada cewek yang mau sama aku karena aku cowok paling pendek dan jelek,aku juga suka sama kamu tapi aku takut ditolak kalau aku nyatakan perasaan ku" kata Rico.

Caca dan Rico berpelukan dengan penuh tangisan haru. Mereka kini pacaran,Rico pindah kuliah di Indonesia supaya ga LDR sama Caca. Rico dan Caca kini bersama tidak berpisah lagi. Mereka berangkat dan pulang kuliah bersama. Menghabiskan waktu dengan dinner bareng. Rico janji akan jadi orang yang selalu tulus sayang sama Caca dan ga akan ngehina orang apalagi fisik karena Rico sudah mengalami bagaimana rasanya dihina.

Komentar